Friday, 1 July 2016

thumbnail

4. cara menghindari jebakan dari sang kandidat bersih

Menjadi seorang pejabat atau menjadi wakil rakyat, bupati, atau presiden tidak setiap orang menginginkannya hanya sebagian kecil saja. Tetapi sah-sah saja orang berkeinginan menjadi anggota dewan, bupati bahkan presiden, itupun harus dipikirkan dengan biaya-biaya yang harus dikeluarkan seperti biaya kampanye dan lain sebagainya. Banyak yang kepincut menjadi anggota dewan dengan pengeluaran biaya yang cukup fantastis dengan harapan bisa balik modal di kemudian hari saat dia terpilih menjadi seorang anggota dewan, bupati atau lainnya. Tentulah mereka mempunyai strategi tersendiri. Ada sebagian orang yang ingin menjadi anggota dewan atau bupati dengan niat baik, artinya walaupun sudah mengluarkan biaya-biaya kampanye, tetapi dia tidak memikirkan balik modal. Berikut penulis memberikan tips cara menghindari jebakan dari sang kandidat bersih bila terpilih menjadi anggota dewan, bupati, walikota, gubernur atau presiden.

  1. Sang kandidat sejak dari permulaan memiliki jiwa sosial yang cukup tinggi di kalangan masyarakatnya (tetangga), bukan saja menjelang pemilu, namun jauh-jauh hari sebelum itu. Sesuatu yang paling penting adalah dia menjadi bagian dari masyarkat sejak dirinya menjadi mahasiswa.
  2. Sang kandidat merupakan seorang bermanfaat di masyarakatnya, misalnya di masyarakat dia selalu membuka lapangan kerja, atau dia adalah seorang pria yang karya raya juga dermawan dan dengan ikhlas menyumbang dana bagi masyarakat yang kurang mampu, apabila dia terkenal bersih, jujur dan bahkan memerangi korupsi. Bisa juga dia dapat mencalon diri sebagai bupati sehingga dia dapat menuntaskan banyak pembangunan-pembangunan di daerahnya, menyelesaikan masalah kependudukan, penanganan bencana alam, menangani birokrasi yang berbelit-belit.
  3. Sang kandidat hendaknya mempunyai niat yang tulus guna membangun masyarakatnya, bukan sekedar merebut kekuasaan. Kekuasaan ini dijadikan sebagai media saja bukan sebagai tujuan, dengan demikian seorang kandidat menjadi lebih mudah untuk membaur dan mengabdi kepada masyarakat.
  4. Apabila sang kandidat berhasil dengan baik, dia tidak perlu capek dan mengeluarkan banyak uang menjelang pemilu. Karena sudah terkenal sejak awal oleh masyarakatnya. Coba anda mungkin mengetahui tentang kisah-kisah seorang pengusaha yang mempromosikan produknya. Dan banyak diantara mereka tidak memilik sepeser uang untuk beriklan, namun karena produknya benar-benar bagus, maka pembeli atau pelangganya yang mempromosikan dari mulut ke mulut kepada masyarakat luas.
Jadi kesimpulannya adalah bagi kalian yang ingin berkuasa, tapi tidak melakukan apapun untuk masyarakat,  Sadar diri lah.

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments