Belum rampung masa pemerintahan di
Kabupaten/Kota Tegal, sudah kasak-kusuk dan bisik-bisik tetangga tentang
kekuasaan pemerintah lokal sudah mulai menggema, seperti dialihkan
perhatiannya. Masyarakat digiring opininya yang tidak lagi membahas tentang
urusan jalan bodol atau jalan rusak. Tidak lagi membahas kinerja pegawai yang
menangani adminstrasi seperti pembuatan KTP, KK, Akta dan sebagainya. Wacana-wacana
tentang siapa saja yang akan menjadi Raja Lokal di wilayah Kabupatan atau Kota sudah mulai
digadang-gadang. Bisa saja yang bakal menjadi calonnya nanti adalah Raja lama
yang sekarang ini berkuasa. Atau orang lain yang berani untuk mencalonkan
menjadi Raja baru.
Tetapi, adanya Raja Baru belum tentu
menjadi pangganti Raja Lama, karena disamping tidak mempunyai uang yang cukup,
juga karena tidak mempunyai massa, kalaupun nekad juga hanya sebagai ‘boneka’
saja, hanya sebagai hiasan-hiasan di surat kabar bahwa dirinya pernah
mencalonkan diri menjadi Raja Lokal,
Kita ingat dengan Raja Lokal wilayah
Pemalang, Raja yang Baru adalah Raja Lama yang sebelumnya menjadi Bupati,
beliau sudah mempunyai massa dari segala lini, baik dari kalangan bawah atau
kalangan pegawai negeri, intinya Raja-Raja Lokal ini mendapat jatah kedua kali
menguasai Kabupaten, dan setelah masa jabatan Raja berakhir tentu akan
menjalani masalah-masalah berikutnya yaitu berurusan dengan KPK, contohnya
sudah banyak para raja yang dahulunya berkuasa, kemudian surut kekuasaanya yang
kemudian sempat ‘nginep’, untuk beberapa hari.
Di Tegal, mungkin sudah mempersiapkan
diri untuk maju yang kemungkinan menang mutlak menjadi Raja Lokal Jilid II
(sesuai jatahnya). Beliau sudah terkenal, sebelum menjadi Rajapun sudah
terkenal sebagai budayawan lokal dan internasional. Berbeda dengan Pemalang,
Brebes, atau Kota Tegal, karena masalah Landol, beberapa bulan yang lalu sudah
menjadi brand topik, yang tidak henti-hentinya diceritakan di media maya (SLKT).
Berita landol bagi Koran Lokal tidak
begitu penting, yang mereka buru (wartawan) adalah sisi lain seseorang yang
akan menjadi sasaran tembaknya, yang kemudian akan dihabisi karirnya, tetapi
apakah berani?
August 07, 2016
Tags :
Berita01
Subscribe by Email
Follow Updates Articles from This Blog via Email
No Comments