Thursday, 15 September 2016

thumbnail

Survei Poltracking Indonesia Memprediksi Kekalahan Ahok di Pilkada DKI 2017

Masih Prediksi dari Survei Poltracking Indonesia yang menyebutkan apabila Ahok bisa mengalami kekalahan bila memaksa maju dan melawan Tri Rismaharani dan Sandiaga Uno, hal ini di kubu Ahok akan merasa ketar-ketir, terutama partai pengusungnya. Seperti yang dikatakan oleh waksekjen Partai Golkar Ace HS, hasil survey tersebut menjadi bahan evaluasi bagai partai pengusung Ahok lainnya. Yang pada akhirnya ada perubahan strategi politik oleh pengusung Ahok.

Tetapi hasil survey tersebut jangan terlalu didramatisirkan, sebab dia menyakini bahwa tingkat kesalahan dalam survey tersebut sangat tinggi yang mencapai empat persen, sebelumnya dikabarkan bahwa lembaga tersebut telah melakukan survey terhadap elektabilitas dari sejumlah nama-nama bakal calon gubernur DKI Jakarta, seperti Risma, Ahok, Anies dan Sandiaga. Karena dari keempat nama-nama calon tersebut ada potensi besar untuk dapat mengalahkan Ahok, publik lebih memilih mengusung walikota Surabaya Risma daripada mengusung Ahok.

Lembaga survey tersebut telah melakukan simulasi terhadap dua pasangan, secara elektabilitas bahwa pasangan Ahok yang berpasangan dengan Heru BH, bisalah dikalahkan oleh Risma dan Sandiaga. Dengan hasil elektabilitas yang sangat tipis yaitu Risma-Sandiaga (38.21persen)  terhadap Ahok-Heru (36.92 persen), dengan temuan tersebut bahwa Ahok bisa dikalahkan. Hal yang sama sangat potensial bila Risma dipasangkan dengan Anies Baswedan, di tingkat elektabilitasnya mampu mengalahkan Petahana Ahok dan wakilnya. Dengan hasil survey Risma-Anies elektabilitasnya 37,95 persen dibandingkan Ahok-Heru 35,64 persen.


Kita tunggu saja, di Pilkada DKI Jakarta tahun 2017.

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments