Masih Prediksi dari Survei Poltracking Indonesia yang menyebutkan apabila
Ahok bisa mengalami kekalahan bila memaksa maju dan melawan Tri Rismaharani dan
Sandiaga Uno, hal ini di kubu Ahok akan merasa ketar-ketir, terutama partai
pengusungnya. Seperti yang dikatakan oleh waksekjen Partai Golkar Ace HS, hasil
survey tersebut menjadi bahan evaluasi bagai partai pengusung Ahok lainnya. Yang
pada akhirnya ada perubahan strategi politik oleh pengusung Ahok.
Tetapi hasil survey tersebut jangan terlalu didramatisirkan, sebab dia
menyakini bahwa tingkat kesalahan dalam survey tersebut sangat tinggi yang
mencapai empat persen, sebelumnya dikabarkan bahwa lembaga tersebut telah
melakukan survey terhadap elektabilitas dari sejumlah nama-nama bakal calon
gubernur DKI Jakarta, seperti Risma, Ahok, Anies dan Sandiaga. Karena dari
keempat nama-nama calon tersebut ada potensi besar untuk dapat mengalahkan
Ahok, publik lebih memilih mengusung walikota Surabaya Risma daripada mengusung
Ahok.
Lembaga survey tersebut
telah melakukan simulasi terhadap dua pasangan, secara elektabilitas bahwa
pasangan Ahok yang berpasangan dengan Heru BH, bisalah dikalahkan oleh Risma dan
Sandiaga. Dengan hasil elektabilitas yang sangat tipis yaitu Risma-Sandiaga (38.21persen) terhadap Ahok-Heru (36.92 persen), dengan
temuan tersebut bahwa Ahok bisa dikalahkan. Hal yang sama sangat potensial bila
Risma dipasangkan dengan Anies Baswedan, di tingkat elektabilitasnya mampu
mengalahkan Petahana Ahok dan wakilnya. Dengan hasil survey Risma-Anies elektabilitasnya 37,95 persen dibandingkan
Ahok-Heru 35,64 persen.
Kita tunggu
saja, di Pilkada DKI Jakarta tahun 2017.
September 15, 2016
Tags :
informasi
Subscribe by Email
Follow Updates Articles from This Blog via Email
No Comments