Ketua Umum Pengurus Pusat Muhamadiyah, yaitu Haedar Nasir mengemukakan bahwa pertemuan ke PBNU tersebut adalah pertemuan antara Kakak ke adik Sulung, disamping itu pertemuan ini bentuk daripada pertemuan antara Islam Nusantara dan Islam Berkemajuan.
Petinggi Muhammdaiya mengatakan bahwa Muhamadiyah dan NU memiliki akar histori persahabatan yang panjang dan lama. Misalnya Kiai Ahmad Dahlan selalu pendiri Muhamadiyah dan Kiai Hasyim Asy;ari sebagai pendiri Nahdlatul Ulama merupakan sahabat dekat secara muamalah, tetapi sahabat akidah sangat berbeda jauh. Sang Petinggi Muhamadiyah tersebut menyampaikan hal-hal yang spesifik, bahwa masyarakat harus mempunyai optimisme yang tinggi tentang masa depan Indonesia.
March 23, 2018
Tags :
informasi
Subscribe by Email
Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments