Presiden Joko "Jokowi" Widodo menyambut Perdana Menteri Cina Li Keqiang di Istana Bogor pada hari Senin, kunjungan yang menandai tahun kelima kemitraan strategis Indonesia dan Cina yang strategis.
Setelah upacara penyambutan yang mewah, Jokowi dan Li menanam pohon kamper sebagai simbol hubungan bilateral yang baik, diikuti oleh tête-à-tête di beranda Istana.
Kedua pemimpin kemudian melanjutkan dengan pembicaraan bilateral, yang diharapkan untuk fokus pada kemitraan ekonomi negara-negara, termasuk perdagangan dan investasi.
Dalam jumpa pers pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Jokowi bertujuan untuk mempersempit defisit perdagangan negara dengan China melalui peningkatan ekspor Indonesia ke China dan langkah-langkah lainnya.
Cina menempati peringkat ketiga sebagai investor asing terbesar ketiga di Indonesia dengan US $ 3,36 miliar pada tahun 2017, peningkatan yang signifikan dari $ 2,66 miliar pada tahun 2016.
Antara 2015 dan 2017, Indonesia mengurangi defisit perdagangannya dengan China menjadi 11,63 persen.
Retno membuka kemungkinan bahwa Jokowi dan Li akan membahas beberapa masalah regional, termasuk proses perdamaian Korea dan menjaga perdamaian di Laut Cina Selatan.
Senin menandai kunjungan pertama Li ke Indonesia sebagai Perdana Menteri. Dia sebelumnya mengunjungi negara itu pada 2008, ketika dia menjadi wakil perdana menteri
May 10, 2018
Tags :
Berita Politik
Subscribe by Email
Follow Updates Articles from This Blog via Email
No Comments